Tampilkan postingan dengan label coretan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label coretan. Tampilkan semua postingan

Jumat

Mengurai Tinta Sejarah Yang Membeku Menjadi Realita

By : Riko Yuzi P

Semangat!!! sebuah kata yang selayaknya mengalir, di setiap pembuluh darah seorang pemuda muslim sejati. Menjadikan hari-hari indah dipenuhi warna warni   kehidupan yang imajinatif dan kreatif dari waktu ke waktu, serta jiwa kompetitif yang sportif. Mengapa? karena hakadza haddatsana diinuna al Islam. Islam mengajarkan agar kita senantiasa memiliki improvisasi dari hari ke hari. Hal inilah yang mengantarkan umat muslim ke kejayaan yang pernah diraih pada masa silam. Namun tidak semua muslim mampu mengenali faktor terpenting dibalik kejayaan itu.

Pentingnya Sebuah Gelar

By : Rudi Cp

Wajib belajar 9 tahun sudah lama dicanangkan oleh  pemerintah. Program itu terus berjalan sampai saat ini. Semua anak, layak mendapatkan pendidikan di bangku sekolah. Mereka diwajibkan belajar, dari sekolah dasar hingga sekolah tingkat keatas. Mungkin, yang ada di benak dan pikiran para pelajar ini hanyalah; belajar, naik kelas, kemudian lulus atau tamat. Mereka tak memikirkan hal lain selain itu. Setelah beranjak dewasa, bisa saja sedikit merubah paradigma mereka. Mereka mulai bertarung untuk mendapatkan predikat alis gelar, setinggi mungkin.

Kamis

Nilai Sebuah Prinsip, mengutip pesan moral dari "Emak Ingin Naik Haji"

By : Harun AR

     Film layar lebar Emak Ingin Naik Haji muncul di tengah maraknya dunia perfilman yang senantiasa menyuguhkan berbagai hiburan kepada konsumen di berbagai belahan dunia. Ia hadir dengan sajian yang berbeda dari yang lainnya, memuat nilai-nilai religius yang sarat dengan pengajaran. Film ini satu di antara film-film layar lebar yang sukses menarik perhatian jutaan penonton di berbagai penjuru tanah air, bahkan hingga masyarakat luar negeri, setelah beberapa film sebelumnya juga sukses mendapatkan peringkat teratas seperti Ayat-Ayat Cinta dan Ketika Cinta Bertasbih. Dua karya fenomenal Kang Abik. Dan tak kalah dari yang sebelumnya, film ini berhasil menggugah hati dan akan meneteskan air mata bagi siapa yang menyaksikannya. Alur ceritanya yang sederhana dan tak jauh dari realita, berhasil membawa pemirsa seakan ada dalam cerita itu. Demikian juga cara penyampaian pesan-pesan moralnya yang    ringan, juga tak terkesan menggurui.